Close Menu
  • Home
    • About
    • Privacy Policy
    • UMKM
  • Culture
  • To Do
  • Food
  • Travel Tips
  • Services

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

9 Makanan Khas Kabupaten Lima Puluh Kota yang Wajib Dicoba

01/01/2026

Ragam Penutup Kepala Adat di Minangkabau: Deta, Tingkuluak, hingga Suntiang

24/12/2025

8 Air Terjun Terindah di Kabupaten Padang Pariaman

11/12/2025
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
West Sumatra 360
Friday, January 9 Login
  • Home
    • About
    • Privacy Policy
    • UMKM
  • Culture
  • To Do
  • Food
  • Travel Tips
  • Services
West Sumatra 360
Home»Wisata»Budaya»Kain Songket: Karya Indah Pengrajin Sumatera Barat
Budaya

Kain Songket: Karya Indah Pengrajin Sumatera Barat

Simon HenryBy Simon Henry26/02/2023
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Kain Songket Silungkang - Photo Credit hariansinggalang.co.id
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kain tenun tradisional di Indonesia memiliki nilai seni dan budaya yang tinggi. Salah satu jenis kain tenun yang khas di Indonesia adalah Songket. Songket merupakan kain tenun tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Kain ini biasanya digunakan dalam berbagai acara adat seperti pernikahan, upacara adat, dan kegiatan seremonial lainnya. Artikel ini akan membahas secara detail tentang kain tenun Songket dan sejarahnya, serta proses pembuatannya.

Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival ANTARA FOTO Iggoy el Fitra

Sejarah Kain Tenun Songket

Kain tenun Songket berasal dari Sumatera Barat dan telah menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Minangkabau. Pada masa lalu, kain Songket digunakan sebagai simbol status sosial. Semakin rumit dan detail motifnya, semakin tinggi pula status sosial pemakainya. Selain itu, kain Songket juga digunakan dalam upacara adat seperti perkawinan, pengambilan gelar, dan upacara keagamaan.

Proses Pembuatan Kain Tenun Songket

Pembuatan kain tenun Songket membutuhkan keterampilan dan kesabaran yang tinggi. Proses pembuatan kain Songket dimulai dari pemilihan benang yang akan digunakan. Biasanya, benang yang digunakan adalah benang sutera atau benang kapas. Setelah itu, benang tersebut dipintal hingga membentuk anyaman benang yang lebih kuat.

Setelah benang dipintal, maka proses tenun dilakukan dengan menggunakan alat tenun tradisional. Alat tenun tradisional yang digunakan untuk membuat Songket disebut dengan pakan. Proses tenun dilakukan secara manual dengan memasukkan benang yang telah dipintal ke dalam pakan, lalu diikatkan ke kayu pengait yang ditempatkan pada alat tenun.

Journey Through Sawahlunto History: A Guide to 5 Must-See Tourist Spots

Setelah benang dipasang pada alat tenun, proses tenun dimulai dengan menarik benang dari kanan ke kiri atau sebaliknya secara bergantian hingga membentuk pola yang diinginkan. Untuk membuat motif Songket, teknik tumpal dan teknik pakan laba-laba digunakan. Teknik tumpal menggunakan benang berwarna kontras sebagai pembatas antara bagian motif, sedangkan teknik pakan laba-laba digunakan untuk memberikan efek transparan pada kain.

Setelah proses tenun selesai, kain Songket dicuci dan direndam dalam larutan pewarna alami atau kimia. Setelah itu, kain Songket dikeringkan dan dihaluskan menggunakan alat pemadat kain tradisional. Proses pemadatan kain bertujuan untuk membuat kain lebih kuat dan elastis sehingga dapat bertahan lama.

Klook.com

Keunikan Kain Tenun Songket

Kain tenun Songket memiliki keunikan dalam motif dan warna yang digunakan. Motif yang digunakan pada kain Songket sangat rumit dan terdapat beberapa jenis motif seperti motif bunga, hewan, dan geometris.

Jenain songket yang paling popular adalah songket Silungkang dan Pandai Sikek. Kain ini dibuat oleh perempuan dari Desa Pandai Sikek di Kabupaten Tanah Datar dan Silungkang di Kabupaten Sawahlunto. Keduanya terbuat dari serat alami yang dihasilkan dari daun pandan, yang kemudian dipintal menjadi benang yang halus. Kain ini dihiasi dengan motif geometris dan corak yang indah, dan sering digunakan untuk pakaian adat dan acara resmi.

Selain kain Pandai Sikek dan Silungkang, adajuga kain songket Gayo berasal dari daerah Gayo di Provinsi Aceh, namun dibuat oleh pengrajin Sumatera Barat. Kain ini memiliki warna yang cerah dan motif yang rumit, dan biasanya digunakan untuk acara pernikahan dan upacara adat.

Kain songket pucuak rabuang berasal dari Kabupaten Agam, dan biasanya memiliki motif binatang dan tumbuhan yang ditenun dengan warna-warna yang cerah. Kain ini juga sering digunakan untuk pakaian adat dan acara resmi.

Kain sarung baluik juga terkenal di Sumatera Barat. Kain ini biasanya memiliki motif batik yang rumit, dan sering digunakan untuk acara resmi dan pesta pernikahan.

Jadi, jika Anda ingin memiliki kain tradisional yang unik dan indah, kain khas Sumatera Barat adalah pilihan yang sempurna. Selain memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, kain-kain ini juga sangat indah dan unik.

Dior Fabric Kain Tradisonal Pandai Sikek Silungkang Songket
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
Simon Henry
  • Instagram

Related Posts

Ragam Penutup Kepala Adat di Minangkabau: Deta, Tingkuluak, hingga Suntiang

24/12/2025

6 Perguruan Silat Tradisional Terbaik di Sumatera Barat

27/11/2025

Nagari Ujung Gading: Menelusuri Jejak Suku Mandailing di Ranah Minang

18/09/2025
Add A Comment

Comments are closed.

Top Posts

Ruang Terbuka Hijau di Padang: 3 Tempat Favorit Anak-anak Bermain Skuter

03/11/2025

5 Things To Do in Mentawai Islands

03/12/2022

Kalender Wisata Sumatera Barat Bulan Desember 2022

29/11/2022

Kabupaten/Kota yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Tahun 2023

27/07/2024

Danau Maninjau Pacu Biduak Open Race 2022

01/12/2022

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Most Popular

Ruang Terbuka Hijau di Padang: 3 Tempat Favorit Anak-anak Bermain Skuter

03/11/2025

5 Things To Do in Mentawai Islands

03/12/2022

Kalender Wisata Sumatera Barat Bulan Desember 2022

29/11/2022
Our Picks

9 Makanan Khas Kabupaten Lima Puluh Kota yang Wajib Dicoba

01/01/2026

Ragam Penutup Kepala Adat di Minangkabau: Deta, Tingkuluak, hingga Suntiang

24/12/2025

8 Air Terjun Terindah di Kabupaten Padang Pariaman

11/12/2025

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

Facebook X (Twitter) Instagram
  • About
  • Privacy Policy
  • Our Team
© 2026 WestSumatra360.com. Designed by Hendri Simon.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?