Kota Bukittinggi terkenal sebagai salah satu kota dengan perekonomian yang mapan di Sumatera Barat.
Kota ini juga dikenal sebagai salah satu kota enklave yang dikelilingi oleh Kabupaten Agam dan pernah menjadi ibu kota PDRI, sehingga banyak peninggalan sejarah dan tempat-tempat wisata yang menarik.
Berikut adalah beberapa tempat wisata sejarah yang wajib dikunjungi di Kota Bukittinggi.
1. Jam Gadang di Bukittinggi
Alamat: Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh, Benteng Pasar Atas, Kota Bukittinggi.
Jam Gadang merupakan ikon Kota Bukittinggi. Jam ini diresmikan pada 25 Juli 1927 dan menjadi lokasi penting pada masa kemerdekaan, seperti pengibaran bendera kemerdekaan pada tahun 1945 dan demonstrasi Nasi Bungkus, dan lainnya.
Jam Gadang sangat terkenal, bahkan hingga ke luar negeri dan menjadi objek wisata andalan Sumbar yang memiliki nilai sejarah. Hingga saat ini, Jam Gadang selalu menjadi tujuan wisata unggulan baik domestik maupun mancanegara.
Baca Juga 7 Tempat Terhangat Untuk Menikmati Sekoteng di Kota Bukittinggi
Arsitektur dan mesin Jam Gadang sangat unik karena langsung didatangkan dari Rotterdam, Belanda, dan hanya ada dua unit saja yang dipakai.
Satunya di Menara Big Ben, London, dan satunya lagi di Jam Gadang Bukittinggi. Tak heran jika Jam Gadang juga disebut sebagai “Menara Big Ben Indonesia”.
2. Lobang Jepang
Alamat: Jalan Panorama, Bukit Cangang Kayu Ramang, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi.

Lobang Jepang Bukittinggi terletak di Taman Panorama Ngarai Sianok, tepatnya di samping Istana Bung Hatta.
Tempat ini memiliki kedalaman hingga 49 meter dan dibangun dengan tenaga paksa dari Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Selain itu, orang Bukittinggi juga dikirim ke daerah lain untuk menjaga kerahasiaan lobang ini.
Lobang Jepang Bukittinggi sangat memikat bagi pecinta sejarah karena memiliki banyak cerita dan sejarah yang menarik.
Gaya dan suasana yang menggambarkan lokasi pada masa penjajahan membuat kita takjub dan mempelajari tentang kedudukan Jepang melalui wisata sejarah.
Tempat ini sangat layak untuk dikunjungi karena memiliki nilai sejarah yang tinggi.
3. Benteng Fort de KockÂ
Alamat: Jalan Yos Sudarso, Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi.

Benteng ini digunakan oleh tentara Belanda sebagai kubu pertahanan saat terjadi perang Padri pada tahun 1821-1837. Benteng ini memiliki nama Sterreschans yang memiliki arti benteng pelindung.
Benteng Fort de Kock kini sudah direnovasi menjadi taman kota bunga dan taman bunga tropis. Benteng ini sudah dipagar dan memiliki meriam di keempat sudutnya.
Tempat ini sangat bagus untuk dikunjungi bersama keluarga dan anak-anak karena memberikan edukasi sejarah bagi pengunjung.
4. Rumah Kelahiran Bung HattaÂ
Alamat: Jalan Soekarno-Hatta No. 37, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Museum edukasi bersejarah ini dibangun pada tahun 1860 dengan arsitektur khas rumah tradisional, rumah ini menjadi tinggal Bung Hatta hingga usia 11 tahun.
Meski hanya sebentar, 11 tahun itu sangat berpengaruh pada perkembangan karakter dan pembentukan identitas politik Bung Hatta sebagai aktivis dan pejuang proklamator Indonesia.
Belajar Nilai-Nilai Kedisiplinan dan Integritas Di rumah ini, Bung Hatta belajar kedisiplinan, kesederhanaan, kasih sayang, dan integritas.
Setelah runtuh pada suatu masa, rumah ini dibangun kembali pada tahun 1995 dengan arsitektur yang sama seperti sebelumnya.
Saat ini, rumah ini difungsikan sebagai museum khusus yang menyimpan berbagai perabotan asli milik Bung Hatta.
Serta menceritakan perjuangan dan masa kecilnya sebagai pejuang proklamator dan Wakil Presiden Pertama RI serta Bapak Koperasi Indonesia.
5. Jembatan LimpapehÂ
Alamat: Benteng Pasar Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi

Dimana lagi kamu bisa melihat Kota Bukittinggi dengan latar belakang Gunung Marapi dari ketinggian. Kamu bisa ke Jembatan Limpapeh, jembatan ini dibangun tahun 1995.
Keberadaan jembatan ini sangat penting karena menghubungkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan Benteng Fort de Kock.
Jembatan ini dihiasi atap gonjong, seperti atap Rumah Gadang lengkap dengan ukiran khas Minangkabau.
Tak hanya itu, masih banyak wisata-wisata menarik lainnya yang dapat ditemukan di Bukittinggi maupun daerah lain di Sumatera Barat.
Ikuti terus perkembangan pariwisata, kebudayaan, dan kesenian di Sumatera Barat hanya di West Sumatra 360.